Info Kegiatan Sekolah
Kegiatan utama di sekolah ini adalah penyelenggaraan proses belajar dan mengajar, di ruang kelas maupun luar ruang kelas. Bentuk pelaksanaannya berupa kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Pada hakikatnya kegiatan ini bertujuan untuk membantu perkembangan siswa sesuai kebutuhan, potensi, bakat dan minat siswa.
Jumat, 06 Maret 2026
Peta konsep (mind map) untuk meringkas poin-poin utama tentang sholat agar lebih mudah dipahami dan diingat secara visual.
Peta Konsep: Ibadah Sholat
1. Inti Sholat (Definisi & Hukum)
* Pengertian: Ibadah yang diawali Takbiratul Ihram dan diakhiri Salam.
* Hukum: Wajib (Fardhu 'Ain) bagi setiap Muslim.
2. Pembagian Sholat
* Sholat Fardhu: 5 Waktu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya).
* Sholat Sunnah: Dhuha, Tahajjud, Rawatib, Witir, Hari Raya.
3. Rukun Sholat (Kunci Keabsahan)
* Qalbi (Hati): Niat, Tertib.
* Qauli (Ucapan): Takbiratul Ihram, Al-Fatihah, Tasyahud Akhir, Sholawat, Salam.
* Fi'li (Perbuatan): Berdiri, Rukuk, I'tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, Tasyahud Akhir.
* Kondisi: Tuma'ninah (Tenang/Diam sejenak).
4. Hal yang Membatalkan
* Fisik: Berhadats (buang angin/air), terkena najis, aurat terbuka.
* Tindakan: Makan/minum, berbicara sengaja, banyak gerakan di luar sholat.
* Kondisi Jiwa: Tertawa terbahak-bahak, murtad, hilang akal.
5. Hikmah Sholat
* Spiritual: Kedekatan dengan Allah, ketenangan jiwa.
* Moral: Mencegah perbuatan keji dan munkar.
* Karakter: Melatih disiplin, kebersihan (wudhu), dan kesabaran.
Ringkasan Visual
| Aspek | Poin Utama |
|---|---|
| Tiang Agama | Sholat adalah fondasi utama Islam setelah Syahadat. |
| Pembeda | Batas pemisah antara iman dan kekufuran. |
| Kunci Surga | Amal pertama yang dihisab di hari kiamat. |
Detailnya
Ya, saya akan menyusun detail panduan tata cara sholat yang benar, lengkap dengan gerakan, bacaan (Arab, Latin, dan Terjemahan), serta tuma'ninah (jeda sejenak/ketenangan) yang merupakan salah satu rukun sholat.
Panduan ini disusun berdasarkan urutan pelaksanaan sholat Fardhu/Sunnah secara umum.
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Beserta Bacaannya
Catatan: Pastikan Anda sudah suci dari hadats besar dan kecil, menutup aurat, dan menghadap kiblat.
1. Niat & Takbiratul Ihram
* Gerakan: Berdiri tegak (jika mampu), angkat kedua tangan sejajar telinga (laki-laki) atau sejajar dada (perempuan), dengan jari tangan direnggangkan menghadap kiblat.
* Hati: Berniat dalam hati sesuai sholat yang dikerjakan. Contoh Niat Sholat Dzuhur (sebagai imam): "Aku berniat sholat fardhu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat, imam karena Allah Ta'ala."
* Ucapan (Sambil Mengangkat Tangan):
* Arab: ٱللَّهُ أَكْبَرُ
* Latin: Allāhu Akbar.
* Artinya: "Allah Maha Besar."
2. Sedekap & Membaca Doa Iftitah
* Gerakan: Letakkan tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri di dada atau di atas pusar.
* Hukum: Sunnah.
* Ucapan:
* Arab: وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ. إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
* Latin: Wajjahtu wajhiya lilladzī fatharas-samāwāti wal-arḍa ḥanīfan musliman wa mā ana minal-musyrikīn. Inna ṣalātī wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī lillāhi rabbil-'ālamīn. Lā syarīka lahū wa bidzālika umirtu wa ana minal-muslimīn.
* Artinya: "Aku hadapkan wajahku kepada Zat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan condong kepada kebenaran, berserah diri, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku diperintahkan, dan aku adalah bagian dari orang-orang Islam."
3. Membaca Surat Al-Fatihah
* Hukum: Rukun (Wajib).
* Gerakan: Posisi masih sedekap.
* Catatan: Bacaan Al-Fatihah harus dibaca secara Tartil dan jelas setiap ayatnya.
4. Membaca Surat Al-Quran (Setelah Al-Fatihah)
* Hukum: Sunnah (pada rakaat ke-1 dan ke-2 sholat fardhu).
* Ucapan: Bacalah salah satu surat singkat atau ayat dalam Al-Quran (misalnya Surat Al-Ikhlas, An-Nas, dll).
5. Rukuk
* Gerakan: Angkat tangan seperti Takbiratul Ihram sambil mengucap "Allāhu Akbar", lalu bungkukkan badan. Pegang lutut dengan kedua telapak tangan. Jari-jari direnggangkan. Pastikan punggung rata dan lurus sejajar dengan kepala.
* Tuma'ninah: Wajib (berhenti sejenak sekira bacaan tasbih).
* Ucapan (Dibaca 3 Kali):
* Arab: سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
* Latin: Subḥāna rabbiyal-'aẓīmi wa biḥamdih.
* Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya."
6. I'tidal (Bangun dari Rukuk)
* Gerakan: Angkat badan kembali tegak dari rukuk sambil mengangkat kedua tangan (seperti Takbiratul Ihram).
* Tuma'ninah: Wajib.
* Ucapan (Saat Bangkit):
* Latin: Sami'allāhu liman ḥamidah.
* Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."
* Ucapan (Saat Berdiri Tegak):
* Arab: رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
* Latin: Rabbanā lakal-ḥamdu ḥamdan katsīran ṭayyiban mubārakan fīh.
* Artinya: "Tuhan kami, milik-Mu-lah segala puji, pujian yang banyak, baik, lagi diberkahi."
7. Sujud
* Gerakan: Ucapkan "Allāhu Akbar" sambil turun ke posisi sujud (tanpa mengangkat tangan). Dahulu lutut (menurut sebagian madzhab) atau tangan (menurut yang lain). Tempelkan tujuh anggota badan ke lantai: dahi dan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua kaki (menghadap kiblat). Lengan diangkat, tidak menempel ke lantai.
* Tuma'ninah: Wajib.
* Ucapan (Dibaca 3 Kali):
* Arab: سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَىٰ وَبِحَمْدِهِ
* Latin: Subḥāna rabbiyal-a'lā wa biḥamdih.
* Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya."
8. Duduk di Antara Dua Sujud (Iftirasy)
* Gerakan: Ucapkan "Allāhu Akbar" sambil bangun dari sujud. Duduk di atas kaki kiri yang diletakkan mendatar, sedangkan kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari kaki menghadap kiblat. Tangan diletakkan di atas paha.
* Tuma'ninah: Wajib.
* Ucapan:
* Arab: رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي
* Latin: Rabbighfir lī warḥamnī wajburnī warfa'nī warzuqnī wahdinī wa 'āfinī wa'fu 'annī.
* Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupkanlah (kekuranganku), tinggikanlah drajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan maafkanlah aku."
9. Sujud Kedua
* Gerakan, Tuma'ninah, dan Bacaan: Sama persis dengan Sujud Pertama.
10. Tasyahud Awal (Jika Sholat > 2 Rakaat)
* Gerakan: Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk dalam posisi Iftirasy (sama dengan duduk di antara dua sujud).
* Hukum: Sunnah (pada sholat fardhu), wajib (pada sholat sunnah dua rakaat tertentu).
* Ucapan (Sambil Menegakkan Jari Telunjuk Kanan saat sampai pada "Asyhadu an lā..."):
* Arab: التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ. السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَىٰ عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
* Latin: At-taḥiyyātul-mubārakātuṣ-ṣalawātuṭ-ṭayyibātu lillāh. As-salāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh. As-salāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn. Asyhadu an lā ilāha illallāh wa asyhadu anna muḥammadan rasūlullāh. Allāhumma ṣalli 'alā muḥammad.
* Artinya: "Segala hormat yang penuh berkah, rahmat dan kebaikan hanya milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah-Nya tercurah padamu, wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah pula pada kami dan pada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad."
11. Tasyahud Akhir
* Gerakan: Dilakukan pada rakaat terakhir. Duduk dalam posisi Tawarruk (pantat menempel ke lantai, kaki kiri disusupkan di bawah kaki kanan yang ditegakkan). Jari telunjuk tangan kanan ditegakkan.
* Hukum: Rukun (Wajib).
* Ucapan (Membaca Sholawat Nabi Lengkap): Bacalah bacaan Tasyahud Awal, kemudian lanjutkan dengan:
* Arab: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
* Latin: (sambungan Tasyahud Awal) ...Allāhumma ṣalli 'alā muḥammadin wa 'alā āli muḥammad. Kamā ṣallaita 'alā ibrāhīma wa 'alā āli ibrāhīm. Wa bārik 'alā muḥammadin wa 'alā āli muḥammad. Kamā bārakta 'alā ibrāhīma wa 'alā āli ibrāhīm. Fil-'ālamīna innaka ḥamīdun majīd.
* Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
12. Salam
* Gerakan: Tengokkan kepala ke kanan sepenuhnya sampai pipi terlihat dari belakang, lalu tengokkan ke kiri.
* Hukum: Rukun (wajib untuk salam pertama).
* Ucapan (Saat Menengok ke Kanan, lalu Kiri):
* Arab: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
* Latin: As-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāh.
* Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah padamu."
Berikut adalah penambahan dalil-dalil penting dari Al-Quran dan Hadits yang menjadi landasan utama kewajiban dan keutamaan sholat, untuk melengkapi rangkuman, peta konsep, dan panduan yang telah dibuat sebelumnya.
Dalil-Dalil Tentang Sholat (Landasan Hukum)
Sebagai ibadah terpenting dalam Islam, perintah sholat disebutkan berulang kali di dalam Al-Quran dan dijelaskan secara detail oleh Rasulullah SAW melalui hadits-haditsnya.
1. Dalil dari Al-Quran (Firman Allah SWT)
* Kewajiban Sholat Tepat Waktu:
Allah SWT berfirman mengenai sholat fardhu sebagai kewajiban yang telah ditentukan waktunya bagi setiap Muslim:
> "Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
> (QS. An-Nisa': 103)
>
* Perintah untuk Mendirikan Sholat & Menunaikan Zakat:
Ayat yang paling sering diulang mengenai prinsip ibadah:
> "Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk."
> (QS. Al-Baqarah: 43)
>
* Hikmah Sholat (Mencegah Kemungharan):
Allah menegaskan bahwa sholat yang benar dapat menjaga perilaku hamba-Nya:
> "...Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar..."
> (QS. Al-Ankabut: 45)
>
* Ancaman Bagi yang Melalaikan Sholat:
Peringatan bagi mereka yang meremehkan atau melalaikan sholat:
> "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari sholatnya."
> (QS. Al-Ma'un: 4-5)
>
2. Dalil dari Hadits (Sabda Rasulullah SAW)
* Sholat Sebagai Tiang Agama (Islam):
Hadits ini sangat terkenal dan menegaskan kedudukan sholat yang fundamental:
> Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Pokok dari segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah sholat, dan puncaknya adalah jihad."
> (HR. Tirmidzi, No. 2616. Hadits ini Shahih)
>
* Amal Pertama yang Dihisab di Hari Kiamat:
Menegaskan prioritas sholat di akhirat kelak:
> Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya. Jika sholatnya baik, maka sungguh ia telah beruntung dan selamat. Jika sholatnya rusak, maka sungguh ia telah merugi dan celaka."
> (HR. Tirmidzi, No. 413. Hadits ini Shahih)
>
* Pembeda Antara Muslim dan Kafir:
Hadits ini menunjukkan betapa krusialnya sholat sebagai identitas seorang Muslim:
> Dari Jabir bin 'Abdullah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Batas pemisah antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat."
> (HR. Muslim, No. 82)
>
Contoh Penambahan Dalil ke Dalam Peta Konsep (Mind Map)
Untuk melengkapi Gambar Peta Konsep (image_0.png) yang sudah Anda buat, Anda bisa menyisipkan dalil-dalil tersebut sebagai berikut:
* Di Bawah Node "INTI SHOLAT" (Sub-node "Hukum"):
* Tambahkan: (Dalil: QS. An-Nisa': 103)
* Di Bawah Node "HIKMAH SHOLAT" (Sub-node "Moral"):
* Tambahkan: (Dalil: QS. Al-Ankabut: 45)
* Di Bagian "RINGKASAN VISUAL" (Kolom "Poin Utama"):
* Ganti: "fondasi utama Islam setelah Syahadat" -> "Tiang Agama & Amalan Pertama yang Dihisab (Hadits)"
Dengan menambahkan dalil-dalil ini, pemahaman Anda mengenai sholat kini sudah lengkap, mencakup: Definisi, Hukum, Pembagian, Rukun, Pembatal, Hikmah, Tata Cara, dan Landasan Dalilnya.
Kamis, 22 Juni 2023
Rabu, 07 Juni 2023
PENGUMUMAN KELULUSAN PESERTA DIDIK KELAS VI TP 2022 - 2023 UPT SD NEGERI 09 KEPALA BUKIT



